Menang Liga Champions, Maurizio Sarri Tetap Tak Puas

Keberhasilan diperoleh oleh Napoli atas Dynamo Kiev membuat Maurizio Sarri merasa ini sangat berharga dan penting. Namun penilaian secara penampilan tim, tidak lantas membuatnya merasa puas.

Napoli sukses dengan skor akhir 2-1 saat bermain di markas NSK Olimpiyskyi, pada Rabu (14/9/2016) dinihari WIB. Partenopei sempat tertinggal saat Deni Garmash berhasil memberi gol pada timnya di menit ke-26. Gol dari Arkadiusz Milik kemudian berhasil disarangkan di menit ke-36 dan 45 sekaligus membawa keunggulang pada posisi Partenopei.

Maurizio Sarri merasa bahwa ada hal yang tidak konsisten dalam penampilan timnya. Salah satunya adalah mengenai kegesitan dalam hal menyerang, di mana dia melihat jika timnya lebih dapat menguasai permainan dan memiliki inisiatif maka hasil yang mereka dapatkan akan lebih baik.

Catatan dalam laga ini menampilkan jika Napoli dapat menguasai bola dengan baik. Mereka juga melakukan 14 percobaan dengan dua nyaris masuk ke gawang. Sementara, Dinamo memiliki sembilan usaha dengan dua yang masuk ke sasaran.

Dinamo bahkan berlaga dengan 10 pemain di menit ke-68 dan tak dapat bermain secara maksimal menjadi hal yang diperhatikan Sarri. Walau dia senang, di sisi lain dia tidak begitu puas dengan apa yang ditampilkan oleh timnya.

” Kami berlaga dengan baik untuk periode yang pendek, namun sejujurnya saya tidak begitu suka hal itu. Saya memperoleh kesan beberapa pemain malah senang dengan peluang seperti ini. Saya merasa walau sudah memimpin, kami tetap bermain dengan tidak pasti antara ingin mendominasi atau mengontrol gol. ” ucap Sarri.

Dia mengungkapkan sudah melakukan diskusi di ruang ganti, walau untuk performa pelatih ini tidak begitu senang pada timnya. “ Namun, menang Liga Champions di musim ini di markas lawan menjadi hal yang penting. ”

Kemenangan tersebut, Napoli kini bertengger di posisi pertama Grup B dengan poin tiga dari satu laga. Besiktas dan Benfica yang memiliki satu poin terdapat di peringkat dua dan tiga, dengan keempat ada Dynamo Kiev.